Minggu, 08 Juli 2012

BI Harap Pinjaman RI ke IMF untuk Negara Berkembang

,
Ilustrasi: AFPJAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyebut pinjaman yang akan diberikan pemerintah Indonesia untuk International Monetary Fund (IMF) diharapkan digunakan untuk negara yang membutuhkan.
"Dana pinjaman ini diharapkan untuk negara-negara berkembang," ujar Direktur Riset dan Kebijakan Moneter BI, Perry Warjiyo akhir pekan ini.
Perry mengatakan, kerjasama yang bersifat memberdayakan antara pemerintah RI dan IMF memang sebagian akan digunakan untuk membantu krisis di negara-negara berkembang. 
"Ini kan pinjaman ada kuota, dimana itu kuota sebagai sumbanganlah, yang biasa diberikan sebagai  pinjaman kepada IMF secara kolektif yang membutuhkan," tambah Perry. (gna)
(rhs)

SUMBER : okezone.com

Tiga Bank Sentral Dunia Longgarkan Moneter

,
VIVAnews - Bank Sentral di China, Eropa, dan Inggris saling melonggarkan kebijakan moneter mereka hanya dalam kurun kurang dari sejam pada Kamis waktu setempat. Ini bisa menjadi pertanda naiknya kewaspadaan mereka mengenai ekonomi dunia.

Sejumlah mata uang utama dunia.Menurut kantor berita Reuters, Bank Sentral China menerapkan langkah yang paling mengejutkan. Bank itu menurunkan bunga pinjaman sebesar 31 basis poin menjadi 6 persen. Padahal baru sebulan lalu China menurunkan tingkat suku bunga, yang juga dianggap langkah mengejutkan.

Bank Sentral Eropa (ECB) juga menurunkan suku bunga ke rekor terendah, yaitu 0,75 persen. Ini menyusul memburuknya data ekonomi di kawasan itu. Bank itu juga menyiapkan langkah-langkah yang lebih tegas, seperti membangkitkan lagi program pembelian obligasi pemerintah atau mengucurkan likuiditas jangka panjang untuk perbankan.

Namun, jajak pendapat Reuters di kalangan ekonom menunjukkan perkiraan mereka bahwa ECB akan menindaklanjuti penurunan suku bunga dengan langkah-langkah lanjutan untuk membangkitkan ekonomi Eropa dalam beberapa bulan mendatang.

Bank Sentral Inggris, yang tingkat suku bunganya sudah mencetak rekor terendah sebesar 0,5 persen, berencana akan mencetak uang kembali. Bank itu juga akan membeli aset-aset sebesar US$78 miliar dengan uang cetakan baru untuk membantu ekonomi Inggris keluar dari resesi.

Bagi kalangan pengamat, langkah-langkah itu di luar perkiraan. "Ini mengejutkan bahwa mereka bergerak begitu cepat. Ini juga menunjukkan keprihatinan para pembuat kebijakan mengenai ekonomi global telah meningkat," kata Mark Williams, ekonom di Capital Economics di London. 

Namun, Presiden ECB, Mario Draghi, membantah adanya langkah koordinatif antar bank sentral di tingkat global. Dia juga menampik bahwa situasi ekonomi dunia saat ini segawat dengan yang terjadi di akhir 2008, saat sistem keuangan global mengalami kekacauan.

SUMBER : vivanews.com

BI: RI Diuntungkan Rendahnya Bunga Bank Eropa

,
Logo mata uang euro di Bank Sentral EropaVIVAnews- Bank Indonesia menilai kebijakan Bank Sentral Eropa memotong suku bunga acuannya merupakan langkah positif untuk memperkuat kebijakan fiskal di Eropa. Kesepakatan Uni Eropa yang akan menyuntik modal langsung ke sistem perbankan tanpa melewati pemerintah juga menjadi langkah positif.

Direktur Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter BI, Perry Warjiyo menuturkan, kesepakatan Uni Eropa itu membuat penyatuan pengawasan perbankan akan di bawah Bank Sentral Eropa. "Itu langkah positif, termasuk juga kenaikan dana bailout untuk perbankan," ujarnya di Jakarta, Jumat 6 Juli 2012.

Untuk menyelesaikan ancaman krisis Eropa, menurutnya, saat ini dunia tengah menunggu apakah ada penyatuan fiskal di negara Eropa. Sebab, selama ini hak fiskal masih dipegang masing-masing negara.

Perry menambahkan, kebijakan penurunan suku bunga acuan yang dilakukan Bank Sentral Eropa juga memberikan dampak positif bagi negara berkembang. Sebab, investor akan menempatkan dananya ke negara berkembang yang memiliki imbal hasil yang tinggi.
"Suku bunga Eropa dan Amerika rendah. Tentu saja, investor mencari negara yang memiliki imbal hasil lebih tinggi, termasuk Indonesia," ujarnya. (asp)

SUMBER : vivanews.com
 

Inspirasi Pengusaha Muda Copyright © 2011 | Template design by O Pregador | Powered by Junnaedy Muis