Wednesday, May 16, 2012

KEWIRAUSAHAAN ( Proses pembuatan Keripik Kentang )


Tugas Kelompok I
KEWIRAUSAHAAN
( Proses pembuatan Keripik Kentang )


Disusun Oleh :

JUNNAEDY MUIS (1196140001)
NASRUN RUSLI (1196140002)
SITTY MASYITAH (1196140006)

PRODI EKONOMI PEMBANGUNAN
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR
MAKASSAR
2012
 
KATA PENGANTAR


Assalamu’alaikum Wr. Wb
Syukur Alhamdulillah, senantiasa penulis panjatkan kehadiran Allah SWT, atas segala taufik, hidayah dan inayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah ini. Tujuan makalah ini adalah untuk memenuhi syarat dalam memperoleh nilai terbaik  pada Fakultas Ekonomi, Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Negeri Makassar.
Dalam penulisan makalah ini penulis telah berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan hasil yang terbaik. Namun demikian penulis juga mempunyai keterbatasn kemampuan dalam penulisan makalah ini. Oleh karena itu penulis menyadari tanpa adanya bimbingan, dukungan dan bantuan baik secara moril maupun materiil dari berbagai pihak, maka makalah ini dapat terselesaikan.
Pada kesempatan ini penulis menghaturkan ucapan terimakasih kepada:
1.     Dr. Abd Rahim,SP.,M.Si
2.     Andi Sawe Ri Esso,S.E.,M.Si
3.      Pihak – pihak yang belum penulis sebutkan yang turut membantu baik dengan moril maupun materiil sehingga makalah ini dapat terselesaikan terima kasih  atas kebaikan dan perhatian yang kalian berikan.
Penulis menyadari betul sepenuhnya bahwa makalah ini jauh dari sempurna, maka saran dan kritik yang membangun sangat penulis harapkan guna perbaikan di masa mendatang.
Wassalamualaikum Wr, Wb.

Makassar, April 2012

                                                                                                Penulis
Daftar Isi
                 
A.   Kata Pengantar……………………………….......……….i
B.   Selayang Pandang............................................................ 1
a.    Latar Belakang.................................................... 1
b.    Latar Depan......................................................... 4
c.    Pertimbangan Masalah Kasus........................... 5
d.    Sasaran Belajar................................................... 6
·         Aspek Pengetahuan............................... 6
·         Aspek Keterampilan............................... 6
·         Aspek Sikap............................................ 7
C.   Deskripsi Usaha................................................................. 8
a.    Prospek Usaha.................................................... 8
b.    Deskripsi Perusahaan........................................ 8
c.    Proses Sumber Daya.......................................... 8
d.    Kinerja Proses...................................................... 8
·         Proses Pengadaan Bahan Baku........... 8
D.   Daftar Pustaka..................................................................... 11

A.  Selayang Pandang

a.            Latar Belakang
kentang (Solanum tuberosum L.) adalah tanaman dari suku Solanaceae yang memiliki umbi batang yang dapat dimakan dan disebut "kentang" pula. Umbi kentang sekarang telah menjadi salah satu makanan pokok penting di Eropa walaupun pada awalnya didatangkan dari Amerika Selatan.
Penjelajah Spanyol dan Portugis pertama kali membawa ke Eropa dan mengembangbiakkan tanaman ini pada abad XVI. Dengan cepat menu baru ini tersebar di seluruh bagian Eropa. Dalam sejarah migrasi orang Eropa ke Amerika, tanaman ini pernah menjadi pemicu utama perpindahan bangsa Irlandia ke Amerika pada abad ke-19, di kala terjadi wabah penyakit umbi di daratan Irlandia yang diakibatkan oleh jenis jamur yang disebut ergot dan menurut pengertian secara biologi Tanaman kentang adalah salah satu tanaman budidayatetraploid (2n = 4x = 40). Asalnya dari Amerika Selatan dan telah dibudidayakan oleh penduduk di sana sejak ribuan tahun silam. Tanaman ini merupakan herba (tanaman pendek tidak berkayu) semusim dan menyukai iklim yang sejuk. Di daerah tropis cocok ditanam di dataran tinggi.
Dan kentang juga selain mengandung karbohidrat, kentang juga kaya vitamin C. Hanya dengan makan 200 gram kentang, kebutuhan vitamin C sehari terpenuhi.Kalium yang dikandungnya juga bisa mencegah hipertensi. Lebih dari itu, kentang dapat dibuat minuman yang berkhasiat untuk mengurangi gangguan saat haid. Kentang merupakan lima kelompok besar makanan pokok dunia selain gandum, jagung, beras, dan terigu. Bagian utama kentang yang menjadi bahan makanan adalah umbi, yang merupakan sumber karbohidrat, mengandung vitamin dan mineral cukup tinggi.Tanaman kentang (Solanum tuberosum Linn.) berasal dari daerah subtropika, yaitu dataran tinggi Andes Amerika Utara. Daerah yang cocok untuk budi daya kentang adalah dataran tinggi atau pegunungan dengan ketinggian 1.000-1.300 meter di atas permukaan laut, curah hujan 1.500 mm per tahun, suhu rata-rata harian 18-21oC, serta kelembaban udara 80-90 persen.
Dibandingkan dengan produksi kentang di Eropa yang rata-ratanya mencapai 25,5 ton per hektar, produksi kentang di Indonesia masih sangat rendah. Rata-rata hanya 9,4 ton per hektar.

Rendahnya hasil tersebut terkait dengan mutu benih yang kurang baik (misalnya terinfeksi virus), teknologi bercocok tanam yang belum memadai, serta iklim yang kurang mendukung. Penanganan pascapanen yang kurang baik dapat menyebabkan kerusakan umbi kentang sebesar 2-10 persen serta menimbulkan bagian terbuang sekitar 10 persen.

Cukup 200 GramKentang memiliki kadar air cukup tinggi, yaitu sekitar 80 persen. Itulah yang menyebabkan kentang segar mudah rusak, sehingga harus disimpan dan ditangani dengan baik. Pengolahan kentang menjadi kerupuk, tepung, dan pati, merupakan upaya untuk memperpanjang daya guna umbi tersebut.Pati kentang mengandung amilosa dan amilopektin dengan perbandingan 1:3. Dari tepung dan pati kentang, selanjutnya dihasilkan berbagai produk pangan olahan dengan beragam citarasa yang enak dan penampilan menarik.

Kandungan karbohidrat pada kentang mencapai sekitar 18 persen, protein 2,4 persen dan lemak 0,1 persen. Total energi yang diperoleh dari 100 gram kentang adalah sekitar 80 kkal.
Dibandingkan beras, kandungan karbohidrat, protein, lemak, dan energi kentang lebih rendah. Namun, jika dibandingkan dengan umbi-umbian lain seperti singkong, ubi jalar, dan talas, komposisi gizi kentang masih relatif lebih baik.Kentang merupakan satu-satunya jenis umbi yang kaya vitamin C, kadarnya mencapai 31 miligram per 100 gram bagian kentang yang dapat dimakan. Umbi-umbian lainnya sangat miskin akan vitamin C.

Kebutuhan vitamin C sehari 60 mg, untuk memenuhinya cukup dengan 200 gram kentang. Kadar vitamin lain yang cukup menonjol adalah niasin dan B1 (tiamin).Dengan mengkonsumsi sebuah umbi kentang yang berukuran sedang, sepertiga kebutuhan vitamin C (33 persen) telah tercapai. Demikian juga halnya dengan sebagian besar kebutuhan akan vitamin B dan zat besi.

Pencegah HipertensiKentang juga merupakan sumber yang baik akan berbagai mineral, seperti kalsium (Ca), fosfor (P), besi (Fe) dan kalium (K), masing-masing 26,0; 49,0; 1,1; dan 449 mg/100 g. Di lain pihak, kandungan natriumnya sangat rendah, yaitu 0,4 mg/100 g.Rasio kalium terhadap natrium yang tinggi pada kentang sangat menguntungkan bagi kesehatan, khususnya terhadap pencegahan timbulnya penyakit tekanan darah tinggi (hipertensi). Sebagaimana diketahui, bahwa konsumsi natrium (sodium) yang berlebih (dapat berasal dari garam dapur, monosodium glutamat/MSG, sodium bikarbonat) merupakan salah satu pencetus hipertensi. Di lain pihak, konsumsi kalium yang tinggi memberikan efek yang berlawanan, yaitu menurunkan tekanan darah.

Rasio natrium terhadap kalium yang paling ideal adalah 1:1. Konsumsi harian kita terhadap natrium yang berlebih (akibat membudayanya pemakaian MSG pada berbagai masakan), perlu diimbangi dengan konsumsi kalium yang tinggi.Kentang merupakan bahan pangan yang sangat kaya kalium (449 mg/100 g). Selain kentang, bahan lain yang cukup kaya kalium adalah tomat dan pisang.

Rasio natrium terhadap kalium pada kentang dan tomat segar adalah sangat rendah, masing-masing 1:1100 dan 1:100. Pengolahan kentang menjadi kentang panggang (baked potato) akan menurunkan rasio tersebut menjadi 1:100, selanjutnya rasionya menurun lagi menjadi 9:10 pada pembuatan keripik (potato chips) dan menjadi 1,7:1 pada pembuatan salad kentang (potatao salad).Penurunan rasio natrium terhadap kalium tersebut semata-mata akibat penggunaan garam NaCl atau penyedap MSG yang berlebihan. Dengan kata lain, proses pengolahan pangan dengan penambahan garam dapur dan MSG telah mengubah bahan pangan yang tadinya menyehatkan, menjadi makanan yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan.

b.    Latar depan
Visi dari kelompok kami yang utama itu adalah untuk membuka lapangan kerja dalam bidang pemanfaatan kentang sehingga dapat mengurangi pengangguran yang ada di Indonesia yang kedua untuk mengembangkan kreatifitas mahasiswa di dalam berwirausaha ,
Misi kami yaitu pertama untuk mengumpulkan orang-orang yang tidak memiliki pekerjaan dan memberikan sosialisasi mengenai manfaat dari kentang sehingga dapat menjadi nilai jual yang lebih dan mengembangkan kreatifitas masing-masing dari para tenaga kerja yang di siapkan sehingga pada tampilan dari produk kentang tersebut dapat menarik perhatian konsumen karena adanya inovasi dan tampilan dari produk..
c.    Pertimbangan memilih kasus
Kami mengambil kentang sebagai bahan utama karna kentang sebagai sumber makanan yang sangat popular dan juga  memiliki banyak manfaat bagi kesehatan manusia di antaranya :
  1. Berat badan
Kentang kaya akan karbohidrat dan kurang protein. Hal ini menjadikan kentang makanan yang ideal bagi mereka yang ingin meningkatkan berat badan. Vitamin yang terkandung dalam kentang seperti vitamin C dan B kompleks juga penting untuk penyerapan karbohidrat.
  1. Pencernaan
Karena kentang kaya karbohidrat, sehingga mudah untuk dicerna dan memperlancar pencernaan. Hal ini membuat kentang manjadi makanan baik bagi pasien, bayi dan orang-orang yang mengalami masalah pencernaan.
  1. Perawatan kulit
Vitamin-C, Vitamin B-kompleks dan mineral seperti kalium, fosfor, magnesium, dan seng adalah sumber yang baik untuk kesehatan kulit. Ampas kentang yang dilumatkan dan dicampur dengan madu, juga dapat digunakan sebagai pembersih keriput dan noda kulit lainnya akibat penuaan.
  1. Fungsi otak
Kinerja otak sangat tergantung pada pasokan oksigen, kadar glukosa, magnesium, vitamin B kompleks dan beberapa hormon, seperti asam amino dan asam lemak seperti omega-3 asam lemak. Kentang memenuhi hampir semua kebutuhan yang disebutkan di atas. Selain itu, kentang juga mengandung zat tertentu seperti seng dan fosfor yang baik untuk otak juga.
  1. Peradangan
Nutrisi yang terkandung dalam kentang seperti vitamin C, vitamin B dan potasium adalah sumber yang baik untuk meredakan peradangan, baik internal maupun eksternal seperti radang usus dan sistem pencernaan. Karena lembut dan mudah dicerna membuat kentang makanan yang baik bagi mereka yang memiliki luka mulut.
  1. Rematik
Beberapa nutrisi seperti vitamin, kalsium dan magnesium dalam kentang dapat membantu mengurangi rematik.
d.    Sasaran belajar

1.    Aspek pengetahuan
Jika di tinjau dari aspek pengetahuan kita dapat memberikan wawasan informasi mengenai  manfaat dan nilai gizi dari kentang tersebut serta pengelolaan kentang dan fungsi kentang bagi kesehatan .
2.    Aspek keterampilan
Jika ditinjau dari aspek keterampilan, sasaran belajar yang ingin dicapai yaitu adanya pengalaman pembelajaran yang diperoleh dari proses pembuatan keripik kentang, dan tampilan kretifitas dari kentang tersebut .
3.    Aspek sikap
Secara umum, objek sikap yang perlu dinilai dalam proses pembelajaran berbagai mata pelajaran adalah sebagai berikut:
·         Sikap terhadap materi pelajaran;Mahasiswa memiliki sikap positif terhadap materi pelajaran. Dengan sikap`positif dalam diri mahasiswa, akan tumbuh dan berkembang minat belajar, akan lebih mudah diberi motivasi, dan akan lebih mudah menyerap materi pelajaran yang diajarkan.
·         Sikap terhadap dosen; Mahasiswa memiliki sikap positif terhadap dosen. Mahasiswa yang tidak memiliki sikap positif terhadap dosen, akan cenderung mengabaikan hal-hal yang diajarkan. Dengan demikian, Mahasiswa yang memiliki sikap negatif terhadap guru akan sukar menyerap materi pelajaran yang diajarkan oleh dosen tersebut.
  
B. Deskripsi Usaha
a.            Prospek usaha
Prospek usaha di dalam pembuatan kripik kentang cukup besar karna ini adalah salah satu makanan cemilan yang banyak diminati oleh konsumen sehingga peluang usahanya cukup besar. Dengan permintaan pasar yang cukup tinggi, ketersediaan bahan baku yang melimpah serta cara pembuatan yang relatif mudah menjadikan usaha keripik kentang ini layak dijadikan peluang usaha rumahan yang berprospek cerah.
b.            Deskripsi Perusahaan
Di dalam deskripsi perusahaan kami belum memiliki sebuah perusahaan yang cukup besar karena kami masih dalam tahap awal yang mungkin tempat untuk memproduksinya hanya di rumah saja serta pengenalan kripik kentang kami melalui promosi di kelas.
c.            Posisi sumber daya
Sumber daya manusianya masih sangat terbatas karena hanya sebatas praktek usaha rumahan,sementara financialnya kami disini menanggung sendiri semua biaya yang di perlukan dan menjadikan modal awal di dalam usaha pembuatan kripik kentang.
d.            Kinerja proses
1.      Proses pengadaan bahan baku
o   Bahan dalam pembuatan keripik kentang
·         Kentang besar (20 kg )
·         Bawang putih (1 ons )
·         Garam ( 6 sendok makan )
·         Kapur sirih (1 ons )
·         Minyak goreng (2 kg )
·         Air (secukupnya)
o   Peralatan dalam pembuatan keripik kentang
·         Pisau
·         Ember plastik
·         Penggorengan (wajan)
·         Kompor atau gas
·         Panci atau baskom plastik
·         Pengaduk
·         Saringan
o   Cara Pembuatan keripik kentang
·         Kupas kentang, segera masukkan dalam ember yang berisi air, kemudian cuci sampai bersih
·         Iris tipis-tipis dengan ketebalan 2~2 1/2 mm, langsung rendam selama 12~24 jam dalam air yang telah diberi kapur sirih;
·         Setelah direndam, cuci lalu tiriskan;
·         Tumbuk bawang putih dan garam sampai halus lalu masak dalam air sampai mendidih. Larutan ini harus cukup asin;
·         Rebus irisan kentang selama 3~5 menit, kemudian tiriskan;
·         Letakkan irisan kentang di atas tampah. Susun berjajar secara berselingan;
·         Jemur selama 2~3 hari sampai kering;
·         Goreng dalam minyak yang tidak terlalu panas. Bila kentang sudah mekar cepat angkat. Tiriskan
·         Keripik kentang siap di kemas  dan  dipasarkan.


Bahan baku
KENTANG
Bahan penolong
(garam,gula,sambal,minyak goreng)
Penggabungan
(Kentang+garam+gula+ sambal + minyak goreng)
Pengemasan
KERIPIK KENTANG
 
C. Daftar Pustaka
o        http://google.com
o        http://wikipedia.com





Reactions:

0 comments:

Post a Comment