Monday, June 18, 2012

Ekonomi Amerika saat ini

http://financeroll.co.id/wp-content/uploads/2012/02/rupiah27.jpgAamerika serikat yang dikenal sebagai negara adidaya merupakan salah satu negara maju yang perekonomian negaranya mampu menguasai ekonomi dunia. Dengan menjadi patokan atau kiblat kurs, yakni kurs dollar amerika serikat atau USD  ekonomi amerika seriakt menjadi salah satu faktor yang membuat mata invbestor tertuju kepadanya.
Karena kurs dollar amerik serikat (USD) menjadi tolak ukur perekonomian dunia maka tidak sedikti dari negara-negara didunia ini yang mencari devisa dari amerika serikat dan menyimpan asset kurs dalam dollar amerika serikat (USD). Termasuk ahrga emas pun bisa turun atau naik dipengaruhi oleh pergerakan kurs dollar amerika serikat (USD).
Tetap isaat terjadi serangan teroris pada 11 september 2001 ekonomi amerika serikat mulai goyah dan mengakibatkan harga minyak meningkat karena serangan tersebut berakibat fatal pada keadaan ekonomi amerika.
Krisis ekonomi di amerika pertama kali terjadi pada tahun 1819, dikenal sebagai “Panic of 1819” krisis tersebut merupakan akhir dari ekspansi ekonomi  besar-besaran yang terjadi diseluruh dunia, setelah amerika perang melawan inggris dan memenangkannya.
Krisis ekonomi amerika selanjutnya terjadi pada tahun 1857, kali ini dikarenakan ekspansi bank yang mengucurkan utang salah satunya adalah bisnis trasnportasi kereta api, dan saat perusahan kereta api bangkrut karena tidak mendapatkan penumpang lagi dan tidak mampu bayar. Maka terjadilah krisis yang juga ditambah dari akibat sebuah perusahaan asuransi yang mengalami kebangkrutan dan gagal membayar utangnya senilai US$ 7 juta. Saat itu nilai tersebut adalah nila iyang sangat besar.
Selanjutnya krisis ekonomi amerika terjadi pada tahun 1930an atau yang biasa dikenal dengan sebutan“Great Depresson”. Penyebabnya sama-sama karena masalah hutang. Dikarenakan terjadinya kejatuhan wall street pada pasar modal di bulan oktober 1929. Itupun tidak jauh dari waktu ekonomi aygn baru pulis selama 10 tahun terakhir.
Yang menyebabka wall street jatuh karena pasar modal amerika serikat mengalami bubble yang sangat parah dari crash yang terjadi sebelumnya. Saat itu saham-saham di wall street mengalami kenaikan hingga rata-rata PER. Sangat mahal saham-saham di wall street saat itu tetapi karena hal tersebut bank-bank berani memberikan pinjaman kepada trader ataupun investor untuk terus memburu dan membeli saham, termasuk metodi short selling. Dan ketika semua tersadar harga saham terlalu mahal, mereka menjualnya yang diikuti oleh pelaku pasar lainnya sehingga terajdi keadaan panik pada pelaku saham yang mengakibatkan wall street terus anjlok.
Untuk saat ini wall street cukup stabil dan beberapa waktu lalu wallstreet mengalami sedikit kenaikan dikarenan investor yang masih berhati-hati karena adanya isu krisis yunani. ( Ekonomi Amerika )

Reactions:

0 comments:

Post a Comment